Sabtu, 27 April 2019

Tips Membuat Anggaran Saat Travelling




Terkadang ketika kita ingin sekali refresing dengan berjalan-jalan, selalu saja yang menjadi masalah pertama adalah keuangan. 

Mungkin bagi mereka yang mempunyai pohon uang itu bukan suatu masalah untuk merencanakan liburan, nah bagaimana yang mempunyai penghasilan pas-pasan. Meskipun saya bukanlah seorang perencana keuangan, tetapi berdasarkan pengalaman, saya punya beberap tips merencanakan dan mengatur keuangan untuk jalan-jalan.


Yang pertama adalah tetapkah tujuan. Tujuan yang dimaksud disini adalah tujuan perjalanan kalian. Apakah di dalam negeri atau di luar negeri, dalam kota atau luar kota, atau bahkan kalian bisa juga berencana melakukan perjalanan panjang dengan banyak tempat tujuan. Tujuan perjalanan akan menentukan besarnya anggaran yang disesuaikan dengan biaya hidup disana.

 
Yang kedua adalah biaya transportasi utama. Hal pertama dan yang paling mudah dihitung adalah transportasi utama (Pulang-pergi). Misalnya kalian dari Jakarta ingin melakukan perjalanan ke Yogya, Bali dan Lombok. Berarti yang kalian hitung adalah:

1.       Jakarta-Yogya: tiket bus/travel/kereta/pesawat
2.       Yogya-Bali: tiket bus/travel/pesawat
3.       Bali-Lombok: tiket bus/tiket ferry/pesawat
4.       Lombok-Jakarta: tiket bus/pesawat
Jika kalian memutuskan untuk membawa kendaraan sendiri, hitunglah perkiraan biaya bahan bakar berdasarkan jarak tempuh dan efisiensi penggunaan bahan bakar.


Tips yang ketiga adalah biaya akomodasi. Tentukan jenis akomodasi yang kalian inginkan, apakah hotel berbintang, hotel melati, hostel atau losmen.

Saat ini hampir semua penginapan memiliki website sehingga lebih mudah dalam memperkirakan biaya. Jika kalian berencana menumpang dirumah saudara atau teman itu juga ada biayanya. Tidak mungkin kan jika kita menumpang dirumah orang lain tetapi tidak membawa oleh-oleh atau membelikan sesuatu untuknya.


Tips yang keempat adalah perhitungkan biaya makan. Biaya makanan memang tergantung dari jenis makanan dan tempat makanannya, kalian bisa menghitung secara garis besar berdasarkan tempat tujuan dan biaya makanan sehari-hari.

Contohnya: Biaya hidup di Yogya lebih rendah dari Jakarta. Biasanya di Jakarta kalian bisa menghabiskan Rp 40 ribu sekali makan, maka di Yogya anda bisa menganggarkan Rp 30 ribu. Tinggal dikalikan berapa hari kalian akan tinggal dan berapa kali kalian makan. Terkadang penginapan juga menyediakan sarapan, jadi kalian tinggal menghitung sisanya.


Sediakan biaya tak terduga. Perhitungan biaya yang paling sulit dan sering meleset adalah biaya serba-serbi atau biaya tak terduga. Biaya ini biasanya meliputi transportasi selama berada di tujuan wisata, tiket masuk tempat wisata, tip, tiket, tol, jajan dan biaya tak terduga.

Sebaiknya kalian mencari informasi mengenai biaya-biaya ini sebelum berangkat sehingga mempermudah kalian dalam merencanakan anggaran. Jika informasi tersebut tidak didapatkan, kalian bisa memperkirakannya dengan mengacu ke biaya makan, karena biasanya biaya seperti itu berhubungan dengan biaya hidup didaerah setempat.

Nah itulah tadi tips membuat rancangan anggaran jalan-jalan, semoga yang kalian rencanakan berhasil sesuai dengan perhitungan kalian.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Premium Wordpress Themes